4 Langkah Cepat Menurunkan Suhu Ruangan Tanpa AC. Tinggal di negara dua musim tidak jarang membuat kita merasa kesulitan saat menghadapi musim kemarau. Suhu udara yang bisa mencapai 33 derajat tentu membuat udara menjadi lebih panas di dalam rumah, terlebih jika tanpa alat pendingin, seperti AC atau kipas angin. Lalu, bagaimana membuat ruangan tetap sejuk di musim kemarau tanpa alat pendingin? Ikuti tips berikut ini.

1. Analisis Sumber Panas

Musim bukanlah satu-satunya penyebab suhu di dalam ruangan menjadi panas. Oleh karena itu, penting bagi anda untuk mengetahui penyebab utama panas dalam ruangan agar dapat menemukan cara penyelesaian yang lebih tepat. Terdapat 3 sumber utama pemicu panas ruangan, yaitu sinar matahari, kondisi lingkungan rumah, dan sumber panas lainnya.

Sinar matahari menjadi sumber panas utama yang masuk melalui atap dan dinding. Sementara panas yang disebabkan kondisi area rumah dapat berasal dari lingkungan gersang, seperti masuknya hawa panas aspal yang masuk ke dalam rumah yang berada di tepi jalan raya. Sedangkan sumber panas yang lain dapat bersumber dari penggunaan barang elektronik.

2. Konstruksi Atap

Untuk mengatasi bangunan yang tahan panas, dapat dilakukan dengan membuat konstruksi atap yang tahan panas. Konstruksi atap anti panas dapat dimulai dengan mengatur ketinggian langit-langit. Langit-langit yang rendah akan membuat rumah terasa sempit dan sesak. Sebaliknya, plafon yang tinggi akan membuat ruangan terasa lebih luas dan sejuk. Tidak hanya itu, langit-langit yang tinggi berfungsi sebagai ruang terbuka tempat udara bertukar.

Selain pembuatan plafon yang tinggi, penggunaan kayu sebagai plafon rumah juga dapat meminimalisir masuknya panas ke dalam ruangan. Jenis kayu tahan cuaca, seperti kayu mahoni dan cemara dapat menahan panas yang masuk melalui atap. Melapisi atap dengan bahan isolator panas seperti cat pelapis anti panas, alumunium foil, glasswool, cellulose fiber dan polyurethane foam juga dapat menjadi cara lain untuk mencegah naiknya suhu ruangan.

3. Ventilasi

Ventilasi mengambil peran yang sangat penting dalam sirkulasi udara dalam ruangan. Pertukaran udara yang baik dapat menurunkan suhu sekaligus mencegah terjadinya kelembaban dalam ruangan. Terdapat dua jenis ventiasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi panas ruangan, yaitu ventilasi alami dan buatan. Ventilasi buatan biasanya memanfaatkan kipas angin, AC, atau pengatur sirkulasi udara.

Sedangkan ventilasi alami menggunakan pintu dan jendela sebagai media pertukaran udara. Untuk mencegah panas, posisi jendela dibuat berhadapan. Posisi ini dapat mempermudah pergerakan angin yang masuk dan keluar ruangan tanpa terhalang dinding. Pertukaran angin atau yang biasa disebut cross ventilation yang baik akan membuat rumah terasa lebih nyaman. Selain itu, usahakan posisi jendela menghadap ke utara dan selatan, agar ruangan mendapatkan pancaran sinar matahari yang lebih lembut.

4. Tanaman

Tidak hanya menambahkan kesan natural, tanaman dapat menjadi tempat pertukaran udara yang alami. Keberadaan tanaman juga akan mempercantik interior ruangan dan memberi efek segar. Namun, perlu diperhatikan penempatan tanaman agar tidak menimbulkan kelembaban. Uap air yang dihasilkan dari tanaman akan menambah kadar uap air dalam ruangan dan membuat ruangan menjadi lembab.

Tapi, dapat menyiasatinya dengan memindahkan vas bunga ke dekat jendela maupun lubang ventilasi. Dengan begitu, uap air bisa dibawa keluar dari ruangan. Anda juga dapat memilih jenis tanaman yang tidak memerlukan banyak air, seperti lidah buaya, lidah mertua, dan kaktus.

Dengan mengurangi penggunaan lampu dan alat elektronik lain juga dapat membuat ruangan lebih sejuk. Radiasi panas yang dihasilkan dari aliran listrik benda elektronik juga tidak sehat bagi tubuh. Dibanding menggunakan AC atau kipas angin, tidak ada salahnya menggunakan cara alami untuk menghilangkan hawa panas.

Jika ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silahkan hub.kami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here